Wijen

08 July 2017 - Kategori Blog

Wijen

Wijen (Sesamum indicum L. syn. Sesamum orientalis L.) yaitu semak semusim yang termasuk juga dalam famili Pedaliaceae. Tanaman ini dibudidayakan jadi sumber minyak nabati, yang di kenal jadi minyak wijen, yang didapat dari ekstraksi bijinya. Afrika tropik disangka adalah daerah aslinya, waktu lalu menyebar ke timur sampai ke India serta Tiongkok. Di Afrika Barat diketemukan juga kerabatnya, S. ratiatum Schumach. serta S. alabum Thom., yang disana digunakan daunnya jadi lalap. S. ratiatum juga memiliki kandungan minyak, namun memiliki kandungan rasa pahit karna tercampur dengan saponin yang beracun.

Biologi serta Agronomi

Akar tanaman ini bertipe akar tunggang dengan adanya banyak akar cabang yang seringkali bersimbiosis dengan mikoriza VA (vesikular-arbuskular). Tanaman memperoleh keuntungan dari simbiosis ini dalam peroleh air serta hara dari tanah.

Tampilan morfologinya gampang di pengaruhi lingkungan. Tinggi beragam dari 60 sampai 120 cm, bahkan juga bisa menjangkau 2-3m. Batangnya berkayu pada tanaman yang sudah dewasa. Daun tunggal, berupa lidah memanjang. Bunga tumbuh dari ketiak daun, umumnya tiga tetapi cuma satu yang umumnya berkembang baik. Bunga prima, kelopak bunga berwarna putih, kuning, merah muda, atau biru violet, bergantung varietas. Dari bunga tumbuh 4-5 kepala sari. Akan buah terdiri dua ruangan, waktu lalu terdiri sekali lagi jadi dua, membuat polong. Biji terbentuk didalam beberapa ruangan itu. Jika buah masak serta jadi kering, biji gampang lepas ke luar, yang mengakibatkan penurunan hasil. Lewat pemuliaan, karakter ini sudah diperbaiki, hingga buah tidak gampang pecah saat jadi kering. Banyak polong per tanaman, jadi aspek penentu hasil yang perlu, sekitar dari 40 sampai 400 per tanaman. Bijinya berupa seperti buah apokat, kecil, berwarna putih, kuning, coklat, merah muda, atau hitam. Bobot 1000 biji 2-6g.

Tanaman wijen membutuhkan suhu yang cukup tinggi untuk tumbuh (aslinya dari daerah tropik). Tanaman ini cukup tahan pada keadaan kering, walau akhirnya juga akan turun bila kurang memperoleh pengairan.

 

Di Indonesia, tanaman wijen tidaklah terlalu luas ditanam. Di daerah Gunungkidul, Yogyakarta, ada ruang penanaman wijen yang tidaklah terlalu luas.

Kandungan gizi biji

Biji wijen memiliki kandungan 50-53% minyak nabati, 20% protein, 7-8% serat kasar, 15% residu bebas nitrogen, serta 4, 5-6, 5% abu. Minyak biji wijen kaya asam lemak tidak jemu, terutama asam oleat (C18 : 1) serta asam linoleat (C18 : 2, Omega-6), 8-10% asam lemak jemu, serta sekalipun tidak memiliki kandungan asam linolenat. Minyak biji wijen juga kaya Vitamin E. Ampas biji wijen (sesudah diekstrak minyaknya) jadi sumber protein dalam pakan ternak.

Kegunaan

Wijen telah mulai sejak lama ditanam manusia untuk digunakan bijinya, bahkan juga termasuk juga tanaman minyak yang paling tua di kenal peradaban. Manfaat paling utama yaitu jadi sumber minyak wijen. Bijinya yang berwarna putih dipakai jadi penghias pada penganan, umpamanya onde-onde, dengan menaburkannya di permukaan penganan itu. Biji wijen bisa di buat pasta. Beragam kebiasaan memasak yang memakai kedelai menyebar dari mulai lokasi Laut Tengah, seperti Yunani serta Turki, sampai Jepang serta semenanjung Korea.

 

😑
☹️
😐
☺️
😍

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter