Mimisan

09 July 2017 - Kategori Blog

Mimisan

Nyaris kebanyakan orang sempat alami mimisan. Keadaan ini condong menakutkan serta mengakibatkan kepanikan, terutama bila berlangsung pada anak-anak atau lanjut usia. Perlu untuk diketahui kalau mimisan atau epistaksis adalah keadaan yang umum berlangsung serta umumnya tidak meneror jiwa.

Mimisan yaitu pendarahan yang berlangsung dari hidung. Darah bisa keluar dari satu diantara atau ke-2 lubang hidung dengan waktu yang tidak sama. Ada yang merasakannya cuma sepanjang sebagian detik, serta ada yang lebih dari 10 menit.

Ada kelompok-kelompok orang yang mempunyai resiko lebih tinggi untuk alami mimisan, yakni anak-anak berumur 2 sampai 10 th., lanjut usia, ibu hamil, orang yang seringkali konsumsi obat pengencer darah (seperti aspirin) serta obat antikoagulan, dan pengidap kelainan darah, seperti hemofilia.

Beberapa gejala Mimisan yang butuh Diwaspadai

Keadaan ini biasanya tidak beresiko. Walau sekian, Anda tetaplah butuh waspada karna mimisan mungkin saja saja memberikan indikasi ada penyakit-penyakit spesifik. Sebagian tanda-tanda serta mimisan yang baiknya diwaspadai mencakup :

Mimisan yang berjalan lebih dari 30 menit. Bila merasakannya, Anda baiknya selekasnya ke rumah sakit.

Mimisan yang berlangsung pada anak-anak berumur dibawah 2 th..

Mimisan dengan volume darah yang banyak.

Mimisan yang berlangsung sesudah operasi di daerah hidung atau sinus.

Seringkali mimisan kurun waktu singkat.

Detak jantung yg tidak teratur.

Kesusahan bernapas.

Jika Anda tengah konsumsi obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin.

Muntah darah karna menelan banyak darah.

Demam atau alami ruam.

Mimisan yang berlangsung sesudah Anda alami cedera.

Kulit beralih pucat.

Mimisan yang dibarengi pendarahan dari sisi beda badan, umpamanya pada urine.

Bila Anda atau anak Anda alami beberapa gejala itu, baiknya selekasnya menghubungi dokter atau ke rumah sakit.

Type serta Penyebabnya Mimisan

Dinding dalam hidung kita penuh dengan pembuluh darah halus yang terdapat mendekati susunan kulit hingga gampang rusak. Berdasar pada tempat pendarahan yang berlangsung, mimisan terdiri dari dua type, yakni anterior atau sisi depan serta posterior atau sisi belakang.

Lebih dari 90 % masalah mimisan adalah type anterior yang termasuk juga gampang dikerjakan. Pada type mimisan ini, pendarahan berlangsung dari sisi depan hidung. Mimisan ini biasanya dihadapi oleh anak-anak.

Sedang pada mimisan type posterior, pendarahan datang dari pembuluh darah yang terdapat dibagian belakang hidung (diantara langit-langit mulut serta rongga hidung). Mimisan yang biasanya tidak sering berlangsung ini condong lebih serius dengan volume pendarahan yang semakin banyak. Grup orang yang seringkali merasakannya yaitu orang dewasa serta lanjut usia.

Mimisan bisa dikarenakan oleh beragam hal. Aspek pemicunya dapat berbentuk pemakaian obat-obatan, keturunan, sampai penyakit. Sebagian salah satunya yaitu :

Sistem buang ingus yang sangat kencang.

Tidak berniat melukai dinding hidung waktu mengorek hidung.

Hawa yang kering serta dingin. Susunan dalam hidung yang kering membuatnya lebih rawan terluka serta terinfeksi.

Bentuk hidung yang bengkok, umpamanya karna keturunan atau cedera.

Sinusitis akut atau kritis.

Pemakaian obat-obatan spesifik, umpamanya aspirin, antikoagulan, atau obat pelega pernafasan yang terlalu berlebih.

Iritasi karena senyawa kimia, umpamanya amonia.

Cedera hidung.

Pemakaian obat-obatan terlarang, seperti hirup kokain.

Operasi hidung.

Tumor pada rongga hidung.

Kelainan pada kekuatan pembekuan darah, umpamanya hemofilia.

Mengkonsumsi alkohol.

Cara Perlakuan Mimisan

Biasanya, mimisan yaitu keadaan yang bisa dikerjakan sendiri dirumah. Di bawah ini yaitu cara-cara simpel yang dapat dikerjakan bila Anda atau anak Anda mimisan.

Duduk tegak serta janganlah berbaring. Tempat duduk juga akan kurangi desakan pada pembuluh darah hidung hingga bisa hentikan pendarahan.

Condongkan badan ke depan hingga darah keluar lewat hidung serta tidak masuk ke tenggorokan.

Mengeluarkan serta buang darah yang mengalir ke mulut. Menelan darah bisa menyebabkan hasrat untuk muntah.

Pakai ibu jari serta telunjuk untuk memencet hidung sepanjang sekitaran 10 menit. Langkah ini juga akan berikan desakan pada sumber pendarahan hingga hentikan darah. Janganlah lupa untuk bernapas lewat mulut.

Tempatkan kompres dingin pada pangkal hidung untuk perlambat pendarahan.

Sesudah mimisan berhenti, upayakan supaya Anda tidak buang ingus, membungkuk, atau beraktivitas berat sepanjang paling tidak 24 jam. Langkah ini dapat juga menghindar terjadinya iritasi pada hidung.

Jika mimisan tidak kunjung berhenti sesudah 20 menit, Anda baiknya ke rumah sakit untuk memperoleh perlakuan medis. Pemilihan type perlakuan ini bergantung pada penyebabnya mimisan.

Prosedur operasi dapat juga jadi pilihan bila diperlukan. Contoh-contoh prosedur yang bisa jadi alternatif yaitu :

Membakar pembuluh darah yang sobek memakai nitrat atau arus listrik.

Menyumbat hidung dengan kapas atau perban kasa supaya pembuluh darah dapat ditekan hingga mimisan berhenti. Pasien umumnya juga akan dirawat dirumah sakit supaya keadaannya dapat diawasi.

Operasi kecil untuk mengikat pembuluh darah dibagian belakang hidung yang alami pendarahan.

Langkah Mencegah Mimisan

Sisa luka pada pembuluh darah setelah mimisan umumnya bisa membuat koreng serta buat hidung merasa tidak nyaman. Namun janganlah mengorek koreng itu karna hal semacam ini bisa kembali menyebabkan mimisan.

Hidung juga biasanya semakin lebih rawan terserang iritasi atau infeksi sesudah mimisan. Karenanya, menjauhlah sebisa-bisanya dari pengidap flu, batuk, atau pilek. Hindari rokok, minuman keras, dan minuman panas dapat juga menolong.

Di samping hindari kambuhnya mimisan, ada beberapa langkah mencegah yang mungkin saja bermanfaat. Beberapa langkah simpel itu mencakup :

Hati-hatilah waktu mengorek hidung. Janganlah sangat dalam.

Janganlah buang ingus sangat kencang.

Berhenti merokok. Rokok bisa kurangi kelembaban hidung serta tingkatkan resiko iritasi hidung.

Pakai obat pelega hidung sesuai sama dosis pada paket atau saran dokter.

Diskusikan dengan dokter bila Anda sempat mimisan serta mesti memakai obat antikoagulan.

😑
☹️
😐
☺️
😍