Kelenjar Ludah

05 July 2017 - Kategori Blog

Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah berperan untuk hasilkan air liur. Tetapi, kelenjar ludah dapat juga terganggu kemampuannya oleh lima hal tersebut.

 

Kelenjar ludah terbagi dalam empat gunakan, yakni kelenjar parotid (diantara pangkal rahang serta telinga), sublingual (diantara basic mulut serta bawah lidah), submandibular (dibawah lekuk rahang), serta bukal (di selaput lendir yang melapisi pipi serta mulut).

Sayangnya, banyak problem yang bisa mengganggu peranan kelenjar ludah serta menghambat saluran ludah sampai menyebabkan air liur tidak bisa mengalir ke rongga mulut. Walau sebenarnya air liur menolong kita kunyah serta menelan makanan, membuat perlindungan gigi dari bakteri, dan memiliki kandungan enzim yang mengawali pemecahan makanan.

Saat saluran atau kelenjar ludah punya masalah, bakal nampak sinyal tanda seperti mulut kering, demam, nyeri, kelenjar ludah membengkak, serta ludah merasa tidak enak. Sebagian masalah kelenjar ludah yang bisa berlangsung pada manusia diantaranya yaitu :

Infeksi virus serta bakteri semua badan

Infeksi virus seperti gondong, flu, Epstein-Barr (EBV), cytomegalovirus (CMV), Coxsackie, serta HIV bisa mengakibatkan pembengkakan pada kelenjar ludah. Beberapa tanda sudah berlangsung infeksi pada kelenjar ludah diantaranya demam, sakit otot, nyeri sendi, ke-2 pipi (kelenjar parotid) bengkak, serta sakit kepala. Sedang infeksi bakteri seringkali merubah kelenjar parotid. Gejalanya seperti demam, nyeri, serta bengkak pada satu diantara bagian pipi.

Batu di kelenjar ludah (sialoliths)

Ini yaitu penyebabnya umum kelenjar ludah membengkak. Karna air liur yang terus-menerus mengalir dari kelenjar ludah kedalam mulut, kadang-kadang, zat yang terdapat di air liur (seperti kalsium) bisa terkristalisasi sampai membuat batu kecil memiliki ukuran 1 mm sampai sebagian sentimeter. Batu ini bisa menyumbat aliran air liur ke mulut serta buat kelenjar ludah membengkak serta nyeri dari sekian waktu. Batu yang yang telah menyumbat keseluruhan bakal buat penderitanya rasakan nyeri yang tajam serta mendadak sesudah makan. Bila telah terinfeksi, abses dapat terbentuk serta buat Anda terasa tidak enak tubuh.

Infeksi kelenjar ludah (sialadenitis)

Nah, bila saluran air liur kedalam mulut terblokir, karena setelah itu yaitu munculnya infeksi bakteri pada kelenjar ludah yang berbentuk lokal. Infeksi ini buat kelenjar membengkak, menyebabkan tonjolan di susunan kulit di atasnya, serta keluarkan nanah yang berbau busuk ke rongga mulut. Badan Anda juga bakal alami demam, rasakan nyeri yang mengagumkan, serta pada akhirnya bakal terbentuk abses. Sialadenitis memanglah seringkali berlangsung pada orang dewasa yang mempunyai batu di kelenjar ludah, tetapi tidak tutup peluang dihadapi juga oleh bayi pada sebagian minggu pertama kelahiran.

Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren yaitu masalah autoimun dimana system kekebalan badan menyerang kelenjar yang keluarkan cairan, seperti kelenjar ludah serta air mata. Sekitaran 1/2 dari pasien sindrom Sjögren juga alami pembesaran kelenjar ludah di ke-2 bagian mulut (seringkali sepasang kelenjar dari pada samping). Tetapi, pembengkakan ini umumnya tidak menyebabkan rasa sakit. Bila menyerang kelenjar ludah, sinyal tanda sindrom Sjögren diantaranya mulut kering, nampak penyakit gusi, gigi rusak, susah kunyah serta menelan, batuk kering, nada serak, infeksi jamur dalam mulut, serta susah bicara.

Kista

Kista bisa berkembang di kelenjar ludah bila berlangsung luka, infeksi, tumor, atau batu menghambat aliran air liur. Tetapi, ada pula orang yang dilahirkan dengan dengan kista di kelenjar parotid. Ini yaitu karena masalah perubahan telinga. Kista kelenjar ludah bisa mengakibatkan lendir kuning yang mengalir deras serta kesusahan makan, bicara, dan menelan.

 

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter