Kandungan

10 July 2017 - Kategori Blog

Kandungan

Stillbirth yaitu keadaan dimana janin wafat dalam kandungan sesudah kehamilan berumur diatas 28 minggu. Umumnya masalah janin yang wafat dalam kandungan berlangsung di waktu kehamilan atau dapat pula waktu sistem persalinan berjalan, walau persentasenya kecil.

Sesungguhnya, tak ada yang tahu penyebabnya tentu janin wafat dalam kandungan. Namun dari sebagian masalah yang berlangsung, keadaan ini mungkin saja dikarenakan oleh :

Problem plasenta. Beberapa masalah janin wafat dalam kandungan sering dihubungkan dengan plasenta yg tidak bekerja dengan benar. Plasenta adalah organ yang menyalurkan beberapa konsumsi perlu yang diperlukan janin pada saat didalam kandungan seperti aliran darah, oksigen, serta nutrisi. Bila organ ini alami masalah, perubahan janin bisa terhalang serta mungkin saja dapat jadi penyebabnya ia wafat didalam kandungan.

Penyakit yang terkena oleh ibu hamil. Kamu mungkin saja dapat alami hal semacam ini bila pada saat hamil menanggung derita problem kesehatan spesifik seperti desakan darah tinggi atau diabetes, terlebih yg tidak dikontrol dengan baik. Jadi contoh, bila Anda menanggung derita desakan darah tinggi serta tidak termonitor, jadi keadaan itu dapat menyebabkan “preeklampsia”. Keadaan ini dapat tingkatkan resiko Anda melahirkan bayi tanpa ada nyawa.

Infeksi. Type infeksi yang seringkali mengakibatkan janin wafat dalam kandungan yaitu infeksi bakteri. Bila Anda terinfeksi bakteri, jadi kuman itu dapat jalan dari vagina ke rahim lantas menginfeksi janin. Infeksi bakteri yang berlangsung pada 24 serta 27 minggu kehamilan bisa mengakibatkan janin wafat dalam kandungan.

Tali pusar tidak normal. Contoh tali pusar yg tidak normal yakni tali pusar yang melilit di leher bayi atau terpuntir. Keadaan ini dapat memotong supply oksigen ke bayi.

Cacat Lahir. Masalah kromosom dapat mengakibatkan birth defect atau di kenal dengan arti cacat lahir (susunan tubuh janin yg tidak normal atau alami cacat berat). Diluar itu, cacat lahir dapat juga dikarenakan oleh aspek lingkungan, genetik, atau hal-hal lain yg tidak di ketahui dengan terang.

Terkecuali keadaan diatas, ada aspek yang dapat tingkatkan resiko kamu alami stillbirth, salah nya ialah bila kamu hamil diatas umur 35 th.. Kamu akan disarankan untuk lakukan kontrol teratur ke dokter kandungan bila hamil di umur itu. Mengingat tidak semuanya masalah stillbirth bisa di ketahui pemicunya, jadi hal sama berlaku juga untuk mencegahnya. Tersebut sebagian mencegah yang dapat kamu kerjakan :

Melakukan pola hidup sehat seperti konsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, terlepas dari asap rokok, minuman mengandung alkohol dan obat-obatan terlarang.

Yakinkan kamu mempunyai berat tubuh yang sehat sebelumnya berencana kehamilan.

Coba untuk memperhatikan gerakan janin diawali pada minggu ke-26 sampai ke-28 waktu kehamilan. Tulis seberapa seringkali janin bergerak setiap harinya. Ketahui ritme gerakan janin dapat mempermudahmu untuk mendeteksi atau sedikit siaga bila mendadak Si Kecil tidak bergerak demikian aktif seperti umumnya.

Rutinlah memeriksakan kandungan ke dokter. Pada saat memeriksakan kandungan, berikan tahu dokter semua yang dirasakan yang kamu alami.

Bila kamu telah lakukan mencegah serta kamu tetaplah alami keadaan ini, jadi janinmu yang telah tidak bernyawa mesti tetaplah dilahirkan. Janini dapat dilahirkan sampai menanti saatnya tiba atau percepatnya dengan lakukan induksi. Jalan operasi caesar mungkin saja dapat ditempuh bila kesehatanmu terancam. Meskipun demikian, sistem melahirkan lewat jalur ini tidak sering dikerjakan.

😡
☹️
😐
☺️
😍

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter