Gejala Chikungunya

07 July 2017 - Kategori Blog

Gejala Chikungunya

Chikungunya yaitu penyakit virus yang menyerang manusia lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Nyamuk ini bertindak jadi penghubung atau vektor yakni organisme yang membawa virus chikungunya didalam badannya tanpa ada terjangkiti. Keduanya yaitu type nyamuk sama yang mengakibatkan demam berdarah.

Penyebabnya serta tandanya yang sama mengakibatkan penyakit chikungunya seringkali didiagnosis dengan salah jadi penyakit demam berdarah

Nyamuk Aedes aegypti banyak hidup serta didapati di daerah tropis serta subtropis, sesaat Aedes (Ae.) albopictus hidup di daerah bertemperatur tengah serta lebih dingin. Ke-2 type nyamuk ini umum diketemukan terlebih pada pagi serta sore hari.

Masalah chikungunya sendiri sudah teridentifikasi di sekitaran 60 negara yang ada di Asia, Afrika, Eropa, serta Amerika.

Pengidap Chikungunya di Indonesia

Dari profil kesehatan Indonesia th. 2014, dilaporkan ada Peristiwa Luar Umum (KLB) Chikungunya di 8 kabupaten/kota dari 4 propinsi di Indonesia. Berdasar pada laporan Kementerian Kesehatan RI di th. yang sama, ada sekitaran 7300 masalah chikungunya tanpa ada dibarengi masalah kematian.

 

Demam chikungunya masih tetap seringkali jadi problem epidemi di daerah tropis serta subtropis, termasuk juga di Indonesia. Rendahnya status kekebalan masyarakat pada virus dan tingginya jumlah nyamuk jadi vektor virus chikungunya jadi aspek pendukung munculnya epidemi penyakit ini. Diduga meningkatnya genangan air jadi tempat berkembang biaknya nyamuk saat musim hujan juga turut berperan.

Penyebabnya Chikungunya : Gigitan Nyamuk

Virus chikungunya tidak dapat menebar dengan segera dari satu orang ke orang yang lain. Penyakit ini dikarenakan oleh virus yang menebar lewat gigitan nyamuk Ae. aegypti atau Ae. albopictus, dua type nyamuk yang dapat juga mengakibatkan virus demam berdarah. Virus chikungunya termasuk juga grup gen alfavirus dari famili Togaviridae yang banyak diketemukan di negara-negara tropis.

Biasanya nyamuk-nyamuk ini menyerang di siang hari, tetapi gigitan terlebih berlangsung waktu awal hari serta sore hari. Anda lebih rawan diserang waktu ada diluar tempat tinggal, walau tidak tutup peluang kalau nyamuk Ae. aegypti dapat juga menyerang didalam ruang.

Nyamuk Ae. aegypti semakin banyak hidup serta berkembang biak ditempat yang dekat dengan manusia, terutama didalam ruang. Beberapa tempat yang biasanya didiami oleh nyamuk ini yaitu tempat penampungan air, bak mandi, sampai vas serta pot bunga diisi air. Nyamuk Ae. albopictus mempunyai tempat berkembang biak yang semakin banyak serta bermacam dibanding Ae. aegypti. Terkecuali di genangan air pada sisa ban kendaraan, kolam, atau pot tanaman, nyamuk ini dapat juga berkembang biak di genangan air yang ada di lubang pohon, bambu, serta tempurung kelapa.

Tanda Chikungunya

Sesudah tergigit nyamuk yang membawa virus, tanda bakal mulai merasa pada 4-8 hari, tetapi dapat juga diawali mulai sejak 2-12 hari sesudah gigitan. Beberapa gejala awalannya mirip beberapa gejala flu.

Demam – bermula dengan mendadak ; satu diantara tanda paling utama chikungunya

Nyeri sendi – keparahannya dapat sampai menghalangi pergerakan badan pasien ; tanda ini dapat bertahan sepanjang berminggu-minggu dan adalah tanda paling utama chikungunya. Tanda ini biasanya nampak tidak lama sesudah tanda demam mulai dirasa.

Nyeri otot

Kedinginan

Sakit kepala tidak tertahankan

Ruam atau bintik-bintik merah di sekujur badan

Kelelahan

Mual serta muntah

 

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter