Dada Nyeri Dan Panas

10 July 2017 - Kategori Blog

Dada Nyeri Dan Panas

Nyeri dada adalah satu diantara tanda yg tidak bisa dipandang sepele, karna satu diantara penyebabnya nyeri dada yaitu serangan jantung yang punya potensi meneror jiwa, hingga perlu sekali agar bisa mengenalinya supaya selekasnya mencari pertolongan secara cepat serta pas. Walaupun itu nyeri dada tidak selamanya terkait dengan jantung, karna banyak penyebabnya nyeri dada yang lain yang disebut keadaan yang kurang serius bila dibanding dengan problem jantung. Nyeri dada yang dihadapi oleh seorang mempunyai deskripsi tanda yang beragam berdasar pada tempat, maupun sifat nyerinya seperti nyeri tajam seperti ditusuk-tusuk, nyeri tumpul seolah-olah ada benda berat yang menghimpit dada, atau dada merasa panas seperti terbakar. Semuanya tanda itu akan melukiskan penyebabnya nyeri dada yang mendasarinya. Nah, oleh karenanya, pada saat ini mari kita belajar mengetahui beragam penyebabnya nyeri dada bersama tandanya supaya bisa membedakan apakah karna problem jantung atau karna yang lain. Penyebabnya Nyeri Dada Di bawah ini semuanya keadaan serta penyakit yang bisa mengakibatkan nyeri dada, digolongkan berdasar pada susunan atau organ yang ada pada dada kita, diantaranya : Jantung, paru-paru, saluran pencernaan, otot serta tulang. Penyebabnya Nyeri Dada yang terkait dengan jantung. Serangan jantung – berlangsung karena ada bekuan darah yang menghambat aliran darah ke otot jantung. Angina Pektoris – Nyeri dada karena penyumbatan pembuluh darah yang memasok otot-otot jantung. Perikarditis – Radang pada selaput yang melapisi jantung. Miokarditis – Radang pada otot jantung Diseksi Aorta

Penyebabnya Nyeri dada yang terkait dengan Paru paru Emboli paru. Berlangsung saat gumpalan darah atau udara menyumbat pembuluh darah paru paru (arteri pulmonalis), hingga menghambat aliran darah ke jaringan paru-paru sebaga mengakibatkan akan menyebabkan nyeri dada. Pleuritis. Radang pada selaput yang melapisi paru paru. Hal semacam ini akan mengakibatkan nyeri dada yang merasa lebih sakit saat menarik nafas serta saat batuk. Hipertensi pulmonal. Desakan darah tinggi didalam arteri yang membawa darah ke paru-paru (hipertensi pulmonal) dapat juga menyebabkan rasa nyeri di dada. Pneumonia atau paru paru basah Bronkitis virus Pneumothorax atau bocornya udara dari paru-paru ke rongga dada (pleura). Penyebabnya Nyeri dada yang terkait dengan organ pencernaan. Refluks asam lambung (heartburn) – asam lambung yang naik ke atas (esofagus) yang akan menyebabkan sakit dada berbentuk rasa panas seperti terbakar. Masalah Menelan. Masalah pada kerongkongan atau esofagus bisa mengakibatkan kesusahan menelan serta seringkali menyebabkan rasa sakit di dada. Problem pada kandung empedu serta pankreas. Batu empedu atau radang kandung empedu atau peradangan pada pankreas bisa mengakibatkan nyeri perut yang menyebar hingga ke dada.

 

😡
☹️
😐
☺️
😍