Pengaruh Stres Pada Masa Kehamilan Berikut Cara Mengatasinya

02 February 2017 - Kategori Blog

Masing-masing wanita hamil pasti memiliki problemanya sendiri. Seperti mual berlebih, kehamilan yang lemah hingga permasalahan hidup dapat mempengaruhi kondisi kehamilannya itu sendiri. Emosi yang berlebihan juga berdampak pada kondisi ibu dan juga janin yang dikandungnya. Contohnya stres yang ditimbulkan karena kelahiran yang lebih cepat dari prediksi dll. Yuk cari tahu apa saja pengaruh stres yang terjadi pada masa kehamilan.

Pengaruh Stres Pada Masa Kehamilan

Pengaruh Stres Pada Masa Kehamilan Berikut Cara Mengatasinya

Pengaruh Stres Terhadap Otak Janin

Stres akut yang dialami oleh ibu hamil memicu proses kelainan proses pembentukan otak janin yang berdampak pada pertumbuhan bayi itu sendiri. Namun dalam kasus ini masih perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam tentang kadar stes akut atau berlebih yang dapat mengganggu tumbuh kembang bayi khususnya otak.

Pengaruh Stres Terhadap Tumbuh Kembang Bayi

Stres berlebih yang dialami oleh Bunda dapat mengakibatkan calon buah hati mengalami prematur atau lahir dengan berat badan rendah. Mengapa begitu? Hal tersebut disebabkan oleh penurunan aliran darah ke rahim yang dapat terjadi secara signifikan sehingga dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin.

Pengaruh Stres Terhadap Kelahiran Prematur

Ternyata stres berlebih juga dapat berpengaruh terhadap plasenta loh Bunda. Ketika Bunda mengalami stres yang sering terjadi pada trimester pertama, plasenta akan meningkatkan produksi hormon yaitu kortikotropin (CRH). Hormon inilah yang mengatur waktu proses kehamilan. Kadar dari hormon kortikotropin yang lebih tinggi dapat mempercepat proses kehamilan sehingga janin yang dikandung pun beresiko lahir secara prematur.

Pengaruh Stres Terhadap Pasokan Oksigen

Pada masa kehamilan pasti Bunda mengalami kecemasan. Karena rasa cemas itulah, hormon pemicu stres dalam tubuh akan semakin meningkat. Hormon tersebut bernama epinephrine dan norepinephrine yang berdampak mengencangnya pembuluh darah sehingga suplai oksigen ke rahim berkurang.

Sebetulnya stres yang dialami Bunda pada masa kehamilan wajar terjadi. Namun baiknya Bunda dapat menangani stres tersebut. Nah berikut ini merupakan 4 cara untuk mengatasi stres pada masa kehamilan.

  1. Usahakan untuk istirahat cukup yah Bunda dengan cara rutin tidur siang. Selain itu menghabiskan waktu personal dengan janin juga dapat menguatkan ikatan ibu dan buah hatinya. Ajaklah ia bercengkrama atau bacakan dongeng karena sejak janin berusia kurang lebih 23 minggu, bayi yang ada dalam kandungan dapat mendengar suara Bunda loh.
  2. Olahraga. Untuk mengatasi stres Bunda dapat melakukan olahraga ringan seperti rutin berjalan kaki pada pagi atau juga dapat berenang.
  3. Pola makan yang tepat. Usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung omega 3, vitamin dan mineral yang cukup ya Bunda dan jangan lupa untuk meminum air putih setidaknya 1,5 liter perhari.
  4. Melakukan berbagai hobi. Bunda tentunya memiliki hobi kan, nah hobi juga dapat meredam stres loh. Bunda dapat menonton film, merajut atau menjahit, bernyanyi dll.

Baca Juga : Metode Yang Tepat Untuk Memulai Program Anak Laki-laki

Nah itulah Pengaruh Stres Pada Masa Kehamilan Berikut Cara Mengatasinya, cukup mudah bukan? Sering-seringlah berkonsultasi atau diskusi dengan sesama ibu hamil atau kepada orang yang lebih berpengalaman mengenai kehamilan. Tak hanya itu saja, peliharalah komunikasi yang baik dengan suami, keluarga, serta teman dekat agar Bunda tidak berlarut-larut dalam rasa cemas maupun emosi berlebihan.

Comments are closed.

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter